You are currently browsing the monthly archive for August 2008.

Baru-baru ini National Geographic merilis sebuah laporan tentang kondisi 111 pulau yang menjadi tujuan wisata di seluruh dunia. Dengan metode panel dari 522 ahli, pulau-pulau tersebut dinilai dengan 6 kategori yakni: kualitas lingkungan dan ekologi, integritas sosial dan budaya, kondisi bangunan bersejarah dan situs arkelogi, daya tarik keindahan, kualitas manajemen wisata dan proyeksi terhadap masa depan.

Bali, merupakan salah satu pulau yang dinilai, ternyata menduduki posisi menengah dalam arti secara umum dikategorikan sebagai pulau yang beresiko di masa mendatang (Jonathan B. Tourtellot, 2007: 124). Selain dikarenakan oleh faktor keamanan, dua kali terkena bom, munculnya penilaian ini juga disebabkan oleh pertumbuhan pariwisata yang pesat namun tanpa perencanaan yang baik.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Lahandi said…

… Para ‘pembuat’ sejarah itu selalu ingin membuat inferior negara2 dunia ke-3. Ingin membuat kita yakin bahwa negara kita itu tidak punya tradisi juara, tidak punya bakat yang bagus, tidak punya penemu, tidak punya seniman yang mashur, dsb. Itu memang akal2an mereka bos. …

November 08, 2007 11:22 pm

Emielx said…

… Tapi ini keren, makasih pak, kita jadi kayak nemu bagian sejarah yg hilang…

November 09, 2007 11:12 pm

Gerybatarasony said…

wooowww..!! keren sekali!! ternyata Indonesia udah punya orang2 keren semenjak dahulu, gilaa tahun 60-an “The Tielman Brother” udah rockin dan rollin dalam arti sesungguhnya! Elvis Presley aja pernah nonton mereka di Jerman! ahh.. ini gillaa!! pengetahuan saya tentang sejarah negara jadi bertambah lagi dan saya sangat bangga menjadi orang Indonesia! …

November 21, 2007 8:05 pm

God Father said…

Music History was changed

Elvis dan The Beatles pantesnya jd grup pembukanya

Nenek moyangku ternyata seorang Rocker… bukan cuman Pelaut!

April 02, 2008 11:46 am[i]

Sejak pertengahan tahun 2007, jika kita menelusur di internet dengan menggunakan kata kunci “The Tielman Brothers”, maka komentar-komentar seperti itu akan dengan mudah kita temukan di milis-milis atau blog (terutama) milik anak muda Indonesia. Beberapa saat setelahnya, “kegemparan” ini mulai memunculkan satu genre musik yang sebelumnya bisa jadi kurang dikenal dalam kosakata kita: Indorock. Seorang teman, ketika saya putarkan video dari The Tielman Brothers, video yang sama yang membuat banyak orang Indonesia bersuka-cita sehingga melontarkan kekaguman seperti saya kutip di atas, bahkan berkomentar tidak kalah seru: “kalo udah kayak gini, baru deh kerasa nasionalisme-nya sebagai orang Indonesia.” Siapakah The Tielman Brothers, mengapa band lawas ini bisa menimbulkan kesan begitu hebat bagi banyak orang Indonesia, kesan yang bahkan “beraroma” nasionalisme; dan seperti apa dan bagaimanakah genre musik yang disebut Indorock itu?

Read the rest of this entry »